Blogger Widgets

Jumat, 18 Oktober 2013

Jersey Liverpool dari masa ke masa





 Masa 1992-1993
 Masa 1998-2000
 Masa 2002-2004
 Masa 2004-2006
 Masa 2006-2008
 Masa 2008-2010
 Masa 2010-2012
 Masa 2012-2013
Masa 2013-Sekarang

Arti Lambang Liverpool F.C


Lambang 'Liver Bird' pertama kali muncul di seragam Liverpool FC pada partai final Piala FA tahun 1950. Lambang yang secara signifikan telah menjadi bagian dari perjalanan panjang Liverpool FC. Lambang Liverpool ini mengalami perubahan pertama pada musim kompetisi 1955/56 dimana gambar 'Liver Bird' berada di dalam lingkaran ouval dan tulisan L.F.C berada di bawah 'Liver Bird'. Lambang versi ini bertahan sampai tahun 1968.
Pada tahun 1968 diambil keputusan untuk memperkenalkan lambang klub yang lebih modern. Lambang 'Liver Bird' langsung disulam ke seragam pemain dengan menyingkirkan garis pijakan pada kaki 'Liver Bird' dan menghilangkan lingkaran ouval. Lambang ini bertahan sampai tahun 1987, dimana pada tahun 1985 sponsor seragam berubah dari UMBRO kepada ADIDAS.
Seiring dengan perubahan sponsor seragam, maka lambang Liverpool pada tahun 1987 mengalami perubahan yang ke 3. Lambang 'Liver Bird' kembali berada di dalam tameng seperti lambang Liverpool FC yang pertama, tetapi kali ini penulisan Liverpool Football Club di bawah 'Liver Bird' tidak di singkat. Lambang ini bertahan sampai tahun 1992, dimana Liverpool FC akan mengadakan perayaan hari jadi yang ke 100 tahun.
Untuk merayakan 100 tahun Liverpool FC, lambang klub mengalami perubahan yang cukup signifikan. Penambahan ornamen 'Shankly Gates' dengan tulisan 'You'll Never Walk Alone' di atas tameng 'Liver Bird' dimaksudkan untuk mengingatkan jasa manajer Bill Shankly yang telah menjadi pondasi kokoh bagi Liverpool FC. Di dalam tameng terdapat tulisan Liverpool Football Club 100 tahun dan lambang 'Liver Bird'. Kemudian di bawah tameng ada tulisan angka 1892-1992.
Tahun 1993 lambang klub kembali berubah dengan penambahan kobaran api kembar di kedua sisi tameng 'Liver Bird'. Kobaran api kembar ini untuk mengenang para Liverpudlian yang menjadi korban pada tragedi Hillsborough. Lambang Liverpool terakhir ini tidak banyak mengalami perubahan sampai dengan tahun 1999. Lambang Liverpool FC yang sekarang ini dibuat pada tahun 1999 hanya dengan komposisi 2 warna. Tetapi sejak tahun 2002, lambang Liverpool FC dibuat dengan 'full colour' seperti sekarang ini.

## Source:http://bayzynwa.blogspot.com/2011/11/arti-lambang-liverpool-f.html ##

Senin, 14 Oktober 2013

Asal Mula Lagu Semboyan Liverpool You"ll Never Walk Alone


You’ll Never Walk Alone bisa diartikan ” kamu tidak berjalan sendirian” namun sering dibulatkan artinya menjadi ” Kamu Tidak Sendirian “. You’ll Never Walk Alone pertama kali diperdengarkan di sebuah pentas drama musikal yang berjudul ” Carousel ” tahun 1945. YNWA saat itu menjadi show tune drama musikal yang dikomposeri oleh Richard Rodgers serta Oscar Hammerstein II di tahun 1945. Sebenarnya YNWA bukan satu-satunya lagu yang menjadi pengisi drama musikal Carousel tersebut. Ada 2 lagu lainnya juga termasuk. Pengarang asli lagu You’ll Never Walk Alone adalah Rodgers and Hammerstein sekaligus komposer drama musical tersebut namun orang yang pertama memperkenalkan lagu tersebut di panggung broadway adalah Christine Johnson.
You’ll Never Walk Alone adalah lagu pertama yang didengungkan di acara inagurasi pelantikan presiden USA, Barack Obama. Saat itu, Renee Fleeming yang membawakan lagu tersebut di hadapan jutaan warga AS yang hadir dalam hari inagurasi pelantikan Presiden Obama. Ada fakta menarik, sebuah buku yang berjudul ” Celtic United ” mengklaim bahwa fans Liverpool bukanlah yang pertama menyanyikan YNWA. Dalam buku tersebut ditulis bahwa yang menyanyikan lagu YNWA tersebut adalah fans Manutd saat mereka berduka atas tragedi Munich 1958. You’ll Never Walk Alone mempunyai pesan yang sarat akan makna kebangkitan dari sebuah kegelapan. Dalam sejarahnya, You’ll Never Walk Alone telah banyak direkam ulang atau dicover oleh banyak penyanyi di Inggris maupun luar inggris Sebut saja Frank Sinatra, Elvis Presley, Johnny Cash, Judy Garland hingga Alicia Keys dan Jordin Sparks. Bahkan di lagu Pink Floyd berjudul Fearless terdapat rekaman Kopites menyanyikan You’ll Never Walk Alone
Di daratan inggris, YNWA lebih dikenal sebagai sebuat hits dari grup band asal Liverpool bernama Gerry and The Pacemaker. Perlu dicatat lagi, You’ll Never Walk Alone yang dibawakan Gerry And The Peacemaker menempati chart no 1 selama 4 minggu dan hanya YNWA ala Garry and The Pacemaker lah yang mengalahkan “I Want To Hold Your Hand” karya The Beatles. Pertama kali lagu ini masuk ke dalam fondasi kuat Liverpool saat Garry Marsden mempersembahkan lagu tersebut ke Bill Shankly. Menurut Tommy Smith, Bill Shankly sangat jatuh hati pada lagu tersebut pertama kali saat didengarkan oleh Gerry. Gerry Marsden adalah pemimpin band Gerry And The Pacemaker yang notabene juga teman dekat Bill Shankly. Dan dari altar pertunjukkan fans Liverpool yg disebut ” The Kop ” lah pertama kali You’ll Never Walk Alone didengungkan di Anfield. YNWA biasanya diperdengarkan fans Liverpool sesaat sebelum kick off dan 5 menit sebelum bubaran pertandingan. Tercatat beberapa klub-klub di belahan dunia ini yang menggunakan YNWA sebagai lagu wajib atau semboyan. Di daratan Jerman ada Borussia Dortmund, FC Kaiserslautern, VfL Osnabrück and FC St Pauli hingga di Jepang ada FC Tokyo Bahkan dari Indonesia pun datang dari tanah Papua. Persipura Jayapura pernah menggunakan YNWA sebagai bentuk semboyan mreka. Jangan salah. di stadion Persipura Jayapura ada namanya tribun Liverpool. Di sana khusus pundukung berbaju merah. Asli durasi lagu You’ll Never Walk Alone adalah 26 menit dan 13 detik namun oleh Gerry and The Pacemakers dipotong menjadi 2 menit 40 detik.
Pada acara perpisahan Luis Suarez kemarin di Ajax, Fans Ajax menyanyikan lagu tersebut di hadapan Suarez yang hadir di acara tersebut. You’ll Never Walk Alone juga senantiasa mengisi acara penghormatan bagi korban Tragedi Hillsborough tiap tahunnya dan tidak pernah absen. Pada 15 November 2009, seorang anak kecil naik turun ke lapangan stadium milik Hanover dan menyanyikan You’ll never Walk Alone untuk menghormati dan mengenang Kiper Hanover, Robert Enke yang meninggal bunuh diri 2 hari sebelumnya dan membuat 45 ribu orang yang hadir kala itu menangis. You’ll Never Walk Alone juga membuat hati gelandang elegan Xavi Hernandez terkesan sama superior suporter Liverpool.
Ribuan Suporter Liverpool menyanyikan YNWA
Ribuan pendukung akan memegang syal mereka tinggi-tinggi saat menyanyikan lagu serta semboyan You’ll Never Walk Alone. Hal inilah yang mampu menciptakan suasana yang mampu mengirimkan hawa merinding menusuk hingga tulang belakang tiap kali berada di Anfield Tradisi tersebut yang tidak akan hilang dimakan waktu. sejarah mencatat beberapa kejadian ajaib di Anfield dikarenakan semboyan tersebut. Maka tak hayal kalau Anfield termasuk stadion yg mempunyai desibel tertinggi di dunia dan hal itulah yang dijadikan ” alasan ” seorang Jose Mourinho yang menilai goalnya Luis Garcia dicetak oleh keriuhan di Anfield. Salah satu quote terbaik mengenai You’ll Never Walk Alone ini datang dari Thierry Henry ” Supporter Liverpool sangat mengesankan, satu-satunya perasaan dan moment yang aku ingin rasakan ketika bertandang ke Anfield adalah Ketika tersentak melihat para supporter berdiri dan mulai menyanyikan You’ll Never Walk Alone. I love it ” Thierry Henry. Satu hal yang membuat YNWA spesial, adalah fakta bahwa, anda tidak bisa menyanyikan secara lengkap lagu ini, tanpa menenteskan air mata Namun setelah anda dapat menyelesaikan lagu tersebut, ada sesuatu yang menyadarkan bahwa gak selamanya ada kegelapan, ada golden sky di depan. Seorang Joe Cole menjadikan You’ll Never Walk Alone sebagai alasan dia bergabung ke Liverpool. dia berkata ” Astmofer (YNWA sebelum pertandingan dimulai) yang tercipta di sini sungguh brillian, oleh karena itu, aku bergabung di klub ini ” Joe Cole.

Semboyan You’ll Never Walk Alone muncul di logo Liverpool pertama kali saat Liverpool merayakan hari jadinya yang ke 100 dan YNWA pula muncul di pintu gerbang utama stadion Anfield yang lebih dikenal dengan sebutan ” Shankly Gate “. Tidak berasa hampir setengah abad (48 tahun) YNWA menjadi bagian dari Liverpool, menjadi saksi sejarah klub dan penyemangat di saat gelap. You’ll Never Walk Alone, Himne dan cara setiap fans Liverpool menunjukkan kesetiaan, kefanatikan serta dukungan kepada para pemain di lapangan
Berikut ini lirik lagu ” You’ll Never Walk Alone ” yang tiap kali Liverpool bertanding, pasti hadir di antara keriuhan para suporter baik kandang maupun tandang
YOU’LL NEVER WALK ALONE
When you walk through a storm
Hold your head up high
And don’t be afraid of the dark
At the end of the storm
Is a golden sky
And the sweet silver song of a lark
Walk on through the wind
Walk on through the rain
Though your dreams be tossed and blown
Walk on walk on with hope in your heart
And you’ll never walk alone
You’ll never walk alone
Walk on walk on with hope in your heart
And you’ll never walk alone
You’ll never walk aloneShare this:




Source:1.http://www.youtube.com/watch?v=c96aADMoUh4
            2.http://anfieldcuncen.wordpress.com/2013/05/06/sejarah-lagu-youll-never-walk-alone/

Jumat, 11 Oktober 2013

Kenangan Tragedi Hillsbrough



Salah satu tragedi paling kelam hadir di dunia sepak bola pada 15 April 1989. Sebanyak 96 suporter Liverpool, tewas akibat peristiwa berdarah di Stadion Hillsborough, Sheffield. Jumlah korban meninggal tersebut tercatat sebagai yang tertinggi dalam sejarah sepak bola Britania Raya. Bahkan menjadi yang terbesar ketiga di dunia. Tragedi Hillsborough adalah peristiwa di stadion kedua yang melibatkan Liverpool, setelah Tragedi Heysel pada 1985.
Tragedi terjadi saat gelaran semifinal Piala FA antara Liverpool kontra Nottingham Forest di Stadion Hillsborough, kandang Sheffield Wednesday. Saat itu, kapasitas stadion 40.000, tak lagi mampu menampung penonton yang menerobos masuk. Kondisi itu membuat penonton saling berdesakan, terjepit hingga terinjak. 730 orang dilaporkan luka-luka di dalam stadion dan 36 juga terluka di luar stadion. Sebanyak 96 orang tewas, semuanya pendukung Liverpool. Meski dua diantaranya mengembuskan napas setelah kejadian akibat luka cukup serius
Kisah menyedihkan dialami suporter bernama Tony Bland. Dia korban yang mampu bertahan hidup dalam tragedi tersebut, tapi meninggal tiga tahun kemudian. Tony Bland mengalami koma selama tiga tahun karena kerusakan otak parah akibat kekurangan suplai oksigen, Ahirnya, pada 3 Maret 1993, Tony Bland pun tutup usia. Dia adalah korban ke 96 dalam tragedi Hillsborough.
Dari 96 korban Hillsborough yang tewas, pun terdapat sepupu kapten Liverpool saat ini, Steven Gerrard, yakni Jon-Paul Gilhooley. Saat kejadian tersebut, Gilhooley baru berusia 10 tahun.
Pengungkapan tragedi Hillsborough sempat dihiasi kontroversi. Salah satunya adalah headline harian The Sun yang berjudul ‘The Truth' , yang mengatakan bahwa penyebab insiden Hillsborough adalah para Liverpudlian. Pemberitaan tersebut akhirnya  menyebabkan aksi boikot untuk harian The Sun di seluruh wilayah Merseyside.
Kini, fakta dibalik tragedi tersebut diungkap ke publik oleh sebuah komisi yang didirikan untuk menyelidiki tragedi Hillsborough bernama Hillsborough Independent Panel (HIP). Mereka melakukan penyelidikan terhadap instansi pemerintah, South Yorkshire Police (SYP) dan dewan kota. HIP berhasil mengumpulkan dokumen-dokumen fakta dibalik tragedi Hillsborough.
Dokumen tersebut menyatakan, tragedi Hillsborough terjadi karena kelalaian polisi dalam mengantisipasi membludaknya penonton. Selain itu, dokumen tersebut mengungkapkan bahwa SYP bersama dengan panitia pelaksana pertandingan membelokkan isi berita acara. 
#Berikut adalah 96 daftar nama-nama korban Tragedi Hillsbrough:#

  • John Alfred Anderson (62)
  • Colin Mark Ashcroft (19)
  • James Gary Aspinall (18)
  • Kester Roger Marcus Ball (16)
  • Gerard Bernard Patrick Baron (67)
  • Simon Bell (17)
  • Barry Sidney Bennett (26)
  • David John Benson (22)
  • David William Birtle (22)
  • Tony Bland (22)
  • Paul David Brady (21)
  • Andrew Mark Brookes (26)
  • Carl Brown (18)
  • David Steven Brown (25)
  • Henry Thomas Burke (47)
  • Peter Andrew Burkett (24)
  • Paul William Carlile (19)
  • Raymond Thomas Chapman (50)
  • Gary Christopher Church (19)
  • Joseph Clark (29)
  • Paul Clark (18)
  • Gary Collins (22)
  • Stephen Paul Copoc (20)
  • Tracey Elizabeth Cox (23)
  • James Philip Delaney (19)
  • Christopher Barry Devonside (18)
  • Christopher Edwards (29)
  • Vincent Michael Fitzsimmons (34)
  • Thomas Steven Fox (21)
  • Jon-Paul Gilhooley (10)
  • Barry Glover (27)
  • Ian Thomas Glover (20)
  • Derrick George Godwin (24)
  • Roy Harry Hamilton (34)
  • Philip Hammond (14)
  • Eric Hankin (33)
  • Gary Harrison (27)
  • Stephen Francis Harrison (31)
  • Peter Andrew Harrison (15)
  • David Hawley (39)
  • James Robert Hennessy (29)
  • Paul Anthony Hewitson (26)
  • Carl Darren Hewitt (17)
  • Nicholas Michael Hewitt (16)
  • Sarah Louise Hicks (19)
  • Victoria Jane Hicks (15)
  • Gordon Rodney Horn (20)
  • Arthur Horrocks (41)
  • Thomas Howard (39)
  • Thomas Anthony Howard (14)
  • Eric George Hughes (42)
  • Alan Johnston (29)
  • Christine Anne Jones (27)
  • Gary Philip Jones (18)
  • Richard Jones (25)
  • Nicholas Peter Joynes (27)
  • Anthony Peter Kelly (29)
  • Michael David Kelly (38)
  • Carl David Lewis (18)
  • David William Mather (19)
  • Brian Christopher Mathews (38)
  • Francis Joseph McAllister (27)
  • John McBrien (18)
  • Marion Hazel McCabe (21)
  • Joseph Daniel McCarthy (21)
  • Peter McDonnell (21)
  • Alan McGlone (28)
  • Keith McGrath (17)
  • Paul Brian Murray (14)
  • Lee Nicol (14)
  • Stephen Francis O'Neill (17)
  • Jonathon Owens (18)
  • William Roy Pemberton (23)
  • Carl William Rimmer (21)
  • David George Rimmer (38 )
  • Graham John Roberts (24)
  • Steven Joseph Robinson (17)
  • Henry Charles Rogers (17)
  • Colin Andrew Hugh William Sefton (23)
  • Inger Shah (38)
  • Paula Ann Smith (26)
  • Adam Edward Spearritt (14)
  • Philip John Steele (15)
  • David Leonard Thomas (23)
  • Patrik John Thompson (35)
  • Peter Reuben Thompson (30)
  • Stuart Paul William Thompson (17)
  • Peter Francis Tootle (21)
  • Christopher James Traynor (26)
  • Martin Kevin Traynor (16)
  • Kevin Tyrrell (15)
  • Colin Wafer (19)
  • Ian David Whelan (19)
  • Martin Kenneth Wild (29)
  • Kevin Daniel Williams (15)
  • Graham John Wright (17)




##(Source:http://id.wikipedia.org/wiki/Tragedi_Hillsborough)##


Kemenangan terbesar Liverpool sepanjang sejarah


Kemenangan Terbesar Liverpool Sepanjang Masa


Pada 17 September 1974, Liverpool memulai pertandingan di ajang Piala Winners dengan mengalahkan klub asal Norwegia, Strømsgodset di Anfield. Tak tanggung-tanggung, skor 11-0 mewarnai laga tersebut.
Hebatnya lagi, kesebelas gol bagi The Reds itu dicetak oleh sembilan pemain. Ini menjadi rekor tersendiri bagi Liverpool, sebab kemenangan itu merupakan kemenangan terbesar klub di semua ajang yang bertahan hingga kini.
Malang bagi Strømsgodset. Sebab, kala itu merupakan kali kedua bagi mereka berlaga di Piala Winners. Pada kesempatan pertama, mereka harus tereliminasi di putaran pertama pada musim 1970-71. Kali kedua tak lebih baik buat Strømsgodset. Ketika bertandang ke Anfield untuk melakoni leg pertama, kebobolan 11 gol harus mereka tanggung.
The Reds yang kala itu ditangani Bob Paisley sendiri tampak tak membuang-buang waktu untuk unjuk dominansi. Baru tiga menit berjalan, gol lewat titik putih sudah dicetak Alec Lindsay. Phil Boersma menggandakan keunggulan 10 menit berselang. Pundi-pundi gol bagi kubu tuan rumah terus bertambah. Tak pelak, babak pertama berakhir, Liverpool sudah unggul 5-0. Tiga gol lainnya dicetak Phil Thompson (30'), Boersma (40'), dan Steve Heighway (42'). Boersma sendiri memang sedang mengemas performa bagus dengan mencetak delapan gol dalam empat pekan.

Babak kedua tak menjadi lebih baik bagi tim tamu. Peter Cormack memperbesar kemenangan Liverpool pada menit ke-65. Keberhasilan Boersma mencetak gol kedua diikuti oleh Thompson pada menit ke-74. The Reds tampak tak memberi ampun bagi lawannya itu. Emlyn Hughes memperbesar skor menjadi 8-0. Sementara tiga gol tercipta pada lima menit jelang akhir laga. Gol dari Tommy Smith (85'), Ian Callaghan (87'), dan Ray Kennedy (88') menutup laga dengan skor 11-0 bagi kemenangan tuan rumah.
Pada leg kedua di Norwegia sendiri, The Reds cuma menang 1-0. Namun, masa-masa indah Liverpool di turnamen ini harus terhenti oleh Ferencváros pada putaran kedua. The Reds kalah gol tandang dalam laga yang berakhir agregat 1-1 itu. (JoPauline)
Liverpool 11-0 Strømsgodset 
(Alec Lindsay 3', Phil Boersma 13' 40', Phil Thompson 30' 74', Steve Heighway 42', Peter Cormack 65', Emlyn Hughes 76', Tommy Smith 85', Ian Callaghan 87', Ray Kennedy 88')

##(Source:http://lfcgarut.blogspot.com/2013/03/kemenangan-terbesar-liverpool-sepanjang.html)##


Kronologi Stadion Anfield


Sejarah Berdirinya Stadion Anfield



Sejarah berdirinya

Anfield Stadium Didirikan dan diresmikan pada tahun 1884 dan dimiliki oleh John Houlding, Anfield disewakan kepada Everton. Pemilik Everton ketika itu, John Orrell, menyewa Anfield dengan biaya 100 pounds per tahun pada 1884-1888 Tetapi karena Everton berkembang pesat, Houlding mengambil kesempatan bisnis dan menaikkan sewa menjadi 250 pounds/tahun. Di sekitar stadion pun hanya bir produksi Houlding yang boleh dijual. Hotel Sandon miliknya juga menjadi ruang ganti pemain. Keputusan-keputusan monopolitik ini membuat Houlding dibenci Everton. Tetapi di sinilah berkah mulai muncul... Everton menolak tawaran Houlding untuk membeli Anfield dengan harga 6000 pounds. Mereka menuntut sewa 180 pounds per tahun.Tawaran tersebut ditolak. Konflik semakin dalam. Puncaknya, 12 Maret 1892. Pertemuan petinggi Everton ricuh, Houlding melakukan walk out. "Saya di sini untuk diadili, dan seorang terdakwa tak pernah duduk di kursi." Demikian tukas Houlding sebelum meninggalkan ruang rapat.

John Houlding

15 Maret 1892. Everton memutuskan hengkang dari Anfield dan membeli tanah untuk pembangunan stadion baru, Goodison Park. Sementara Houlding? Sendirian di Anfield yang melompong. Tercetuslah ide yang meredefinisikan sepakbola: Pembentukan Liverpool FC. 15 Maret 1892, W. E. Barclay mengusulkan nama "Liverpool FC" untuk klub yang baru terbentuk tersebut. Awalnya, Anfield hanya berkapasitas 8000 spektator saja, dan belum dilengkapi penerangan yang memadai. Pertandingan Liverpool di Anfield pertama kali hanya dihadiri sekitar 200 orang saja Seiring dengan perkembangan Liverpool, Anfield tidak mampu lagi menampung penonton.1895, renovasi pertama dilakukan.Grandstand yang berkapasitas 3000 tempat duduk dibangun pada 1895, dan pada 1903, Anfield Road End dibangun.1906, setelah kedua kalinya Liverpool menjuarai Liga Championships, lahirlah bagian stadion yang termahsyur: Spion Kop. Tribun tersebut dinamai "Spion Kop" untuk mengenang jurnalis Liverpool, Ernest Edwards yang tewas di Kop saat Perang Boer.Istilah Kop kemudian terkenal, berbagai klub lain juga
mengadopsinya. Tetapi tentu saja, Anfield yang pertama. Tahun 1928, The Kop mengalami renovasi besar-besaran. Atap dipasang dan kapasitas ditingkatkan sampai 30ribu.Pada tahun 1952, rekor penonton terbanyak di Anfield pecah. 61.905 orang hadir di Anfield menyaksikan Redmen melawan Wolves. Anfield terus mempercantik diri. Pada 1957, lampu kabut dipasang, dan 6 tahun berselang, tribun Kemlyn Road dimodernisasi. Renovasi Kemplyn Road menghabiskan 350 ribu pounds.


The Kop

Pada 1965, Anfield Road stand menyusul untuk diberi atap. Tahun 1973, Main Stand mengalami desain ulang, dan 9 tahun kemudian, Anfield Road stand sudah seluruhnya diberi tempat duduk.Pada tahun yang sama (1982), The Shankly Gates yang terkenal didirikan. Kemlyn Road stand kemudian kembali direnovasi dan diberi nama Centenary Stand pada 1992, memperingati 100 tahun Liverpool berdiri. 1994. Momen yang menyedihkan bagi para Kopites. The Kop harus diruntuhkan dan dibangun kembali menjadi all-seater. Mengapa? "Hillsborough 1989" dirasa cukup untuk menjawab pertanyaan tersebut. Tribun berdiri tidak lagi aman. 1997, patung perunggu Bill Shankly dibangun. Paisley Gateway menyusul pada 1999. Anfield seperti yang kita kenal sekarang telah selesai.
##(Source:http://lfcgarut.blogspot.com/2013/03/sejarah-berdirinya-stadion-anfield.html)##

Profil Singkat Steven Gerrard


Steven Gerrard sudah lama bergabung bersama Liverpool, karena kabarnya Liverpool adalah klub impian Gerrard, dan bermain di Anfield track adalah cita-cita nya. Walaupun ia berposisi sebagai gelandang, sebenarnya ia dapat bermain di posisi mana saja seperti penyerang, gelandang ataupun bek. Bisa dibilang pemain ini berposisi serba bisa kecuali posisi penjaga gawang sepertinya halnya legenda sepak bola Irlandia Utara dan Manchester United yaitu George Best.
Hampir puluhan tahun pemain bernomor punggung 8 ini bermain di Liverpool FC, dan banyak sekali pengalaman yang ia dapat di Anfield Stadium. Jika anda salah satu Fans Steven Gerrardatau Liverpool FC, saya rasa perjalanan karir dan Biodata Lengkap Steven Gerrard dibawah ini, menarik untuk anda.
Nama Lengkap : Steven Geroge Gerrard
Nama Panggilan : Steven Gerrard
Tanggal Lahir : 30 Mei 1980
Tempat Lahir : Whiston Inggris
Nomor Punggung : 8
Tinggi Badan : 1.88 m
Klub Saat ini : Liverpool FC
Kebangsaan : Inggris
Di klub berjuluk The Reds ini, Gerrard mengenakan nomor punggung 8 sekaligus memegang anathema kapten. Bersama Xabi Alonso, Jamie Carragher, dan Sami Hyypia ia telah menyumbangkan beberapa gelar juara untuk klub dari kota pelabuhan tersebut. Ia juga sangat disegani oleh penggemar-penggemar klub yang bermarkas di stadion Anfield tersebut, rekan-rekan setim di klub maupun timnas Inggris serta masyarakat Inggris secara keseluruhan. Tahun 2006 ia terpilih sebagai pemain terbaik di Inggris oleh Asosiasi Pesepak Bola Profesional Inggris (PFA).
Di tim nasional sepak bola Inggris ia memulai debutnya pada tahun 2000 dan hingga saat ini telah tampil sebanyak 96 kali dan mencetak 19 gol. Gerrard akrab disapa dengan panggilan Stevie G. Steven Gerrard memiliki 2 orang anak perempuan bernama Lily Ella dan Lexie. Ia juga telah menikah dengan seorang wanita bernama Alex Curran pada musim panas 2007.
Tahun 1999 sampai tahun 2000 ia masuk ke Timnas Inggris U21, dan berhasil mencetak 1 Gol dengan sum 4 laga bersama Timnas u21. Dan akhirnya pada tahun 2000 ia diboyong untuk membela Timnas Senior Inggris, ia berhasil mencetak 18 gol dari 96 laga bersama Timnas Inggris.

Steven Gerrard

Article source: http://profilpemainboladunia.wordpress.com/2013/01/14/steven-gerrard-biografi-lengkap/